Kamis, 05 Desember 2013

MENGAPA LIDAH KELU DISA'AT AJAL AKAN MENJEMPUT ?

MENGAPA LIDAH KELU DISAAT AJAL AKAN
MENJEMPUT ?
Coba kita amati..
Mengapa kebanyakan orang yg hampir ajal tidak dapat
berkata apa-apa.
Lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang
menahan kesakitan 'sakaratul maut'.

Diriwayatkan sebuah hadist : "Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika adzan..
jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut
menghampirinya."..

Ini jelas menunjukkan kita disarankan agar
mendiamkan diri..jangan berkata sewaktu adzan
berkumandang,kecuali kita menjawab suara adzan
tersebut..

Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati
adzan...
JIKA LAGU KEBANGSAAN NEGARA
BERKUMANDANG,,KITA DIAJARKAN AGAR
BERDIRI TEGAK DAN DIAMKAN DIRI..

Lantas Mengapa ketika adzan kita tidak bisa
mendiamkan diri..?

''Barang siapa yang berkata-kata ketika adzan..Allah
akan kelukan lidahnya ketika sakaratul maut...''
Na'udzubillahimindzalik... Kita takut dengan kelunya lidah kita saat ajal hampir
tiba.. kita takut tidak dapat mengucap kalimat
"Lailahaillallah..". Yang mana siapapun yang dapat mengucapkan kalimat
ini ketika nyawanya akan dicabut..Allah dengan izin-
Nya menjanjikan syurga untuk mereka.

Karena itu..mari kita sama-sama menghormati
adzan..dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak
kelu sewaktu nyawa kita hendak dicabut.

"Ya Allah..
Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang
baik lagi mulia..

Lancarkan lidah kami mengucapkan kalimah
"Lailahaillallah.." sewaktu sakaratul maut menghampiri
kami. Aamiin.. Aamiin.. Aamiin Ya rabbal 'aalamiiin.

Ya ALLAH...

✔ Muliakanlah orang yang membaca tausiah ini

✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke masjid

✔ Lapangkanlah hatinya

✔ Bahagiakanlah keluarganya

✔ Luaskan rezekinya seluas lautan ✔ Mudahkan segala urusannya

✔ Kabulkan cita-citanya

✔ Jauhkan dari segala Musibah

✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka
Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.

✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan tausiah ini.
Aamiin ya Rabbal'alamin...

Thanks to : Ustad Yusuf Mansyur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar